Rabu, 06 Februari 2013

one day one ayat

Sejak tidak sengaja nonton chatting dengan YM (Yusuf Mansur) di Youtube, saya jadi tau bahwa ustad YM ini, selain memprovokasi orang untuk sedekah, dia juga memprovokasi orang untuk menghafal al-Qur'an. Pasalnya ada slogan yang selalu dielu-elukan, yaitu one day one ayat atau disingkat ODOA. Saya awalnya tidak berani mencoba ODOA ini, tapi karena YM menghadirkan bintang tamu orang2 biasa yang menghafal Al-Qur'an dan berhasil, saya jadi terprovokasi juga untuk mencobanya. Maksud saya orang2 biasa ini adalah, dia bukan ustad, bukan dari keluarga syiekh, bukan berlatar belakang perguruan tinggi agama. Alhamdulillah, ust YM ini pandai dalam menjerumuskan orang untuk melakukan ODOA.

Ust YM memberikan contoh kongkrit yang down to earth, orang dari kalangan biasa yang hafiz Qur'an. Orang itu adalah bpk Isa dan Hasan. Bapak Isa ini memiliki keterbatasan yaitu lumpuh kaki. Sedangkan bpk Hasan adalah sahabat yang selalu menemani pak Isa. Motivasi Isa menghafal Qur'an adalah semata-mata untuk membahagiakan orang tuanya terutama ibunya, yang semasa hidup tidak pernah mengeluh merawat Isa yang sejak umur 1 tahun lumpuh karena tertimpa kursi. Ia mulai menghafal Al-Qur'an bukan pada usia dini atau masa kanak2, namun mulai tahun 2011. Waktu yang ditempuh sampai hafal Al-Qur'an tidak sampai 1 tahun. Benar-benar superintensif dan ekspert!!!

Mengapa ingin membahagiakan orang tua? Karena di akhirat nanti, orang tua akan mendapatkan mahkota kemuliaan karena anaknya adalah hafiz Qur'an. Anak bagaimana yang tidak mau memberi mahkota kemuliaan kepada orang tua??? Saya langsung membayangkan betapa indahnya mahkota itu (kabulkan ya Allah).

Jika ingin super cepat seperti Prof. Isa ini (cocok rasanya disebut profesor), yang beliau lakukan adalah:
-Berdoa, karena Allah yang memiliki Al-Qur'an. Dia yang akan membuka hati kita untuk menghafal Al-Qur'an.
-Sering tilawah. Semakin banyak kita tilawah, hafalan itu adalah hasilnya.
-Tahajud
-Puasa daud

Ya Allah, jadi sebenarnya bpk Isa dan bpk Hasan ini bukan orang biasa dong? Hanya mata manusia biasa seperti saya yang menganggapnya orang biasa. Saya termotivasi juga melakukan ODOA untuk memberikan hadiah mahkota itu untuk orang tua saya, juga menabung amalan kebaikan dan semoga Allah mengabulkan cita-cita saya menjadi dokter obgyn yang baik. Saat saya menulis ini, saya sudah menghafal insyaAllah sampai surah Al-Baqarah ayat 14 beserta terjemahannya. 

Cara menghafal Qur'an yang saya lakukan, terinspirasi dari cara menghafal Al-Qur'an di youtube:
-ODOA
-awalnya dengarkan baik2 bacaan ayat yang benar di www.alquran-indonesia.com (terjemahan per ayat)
-bacaan tersebut diulang-ulang
-hafalan dibaca saat solat.
-pelajari tajwid
-gunakan satu mushaf, jangan gonta-ganti

Sehari satu ayat, sebulan hafal 30 ayat, setahun 365 ayat :) 
Semoga anak-anakku kelak juga bisa menjadi hafiz Qur'an. Anakku Ari dan Abi, insyaAllah :)