Rabu, 03 Juli 2013

ODOA dan cita2

Akhirnya sudah kembali ke Jakarta. Bertemu suami, orang tua. Ada rasa kecewa yang masih terlihat di wajah mereka karena kepulanganku. Merupakan beban tersendiri, walaupun perjuangan di jerman bukanlah mudah dan penuh air mata. Karena sudah bukan pertama kalinya mendapat kesuksesan yang tertunda, jadi masa sedihnya sebentar saja. Apalagi sekarang sudah ada suami yang baik. Salah satu hikmah yang dapat dipetik, kini solatku lebih baik. Selalu berjamaah disetiap kesempatan. Kini hafalan Qur'an-ku sudah sampai Al-baqarah ayat 35. Hafalan walau bertambah, namun agak lambat dalam kecepatannya. Semoga Allah memotivasiku. Alhamdulillah, seminggu setelah kepulangan, aku sudah mulai bertugas menjadi dokter UGD, dokter bangsal dan dokter klinik di 2 rumah sakit. Walaupun honornya hanya seperempat dari honor di jerman, tapi bersyukur Allah segera memberiku pekerjaan baru ini. Jadi dokter bangsal dan UGD sangat menantang. Karena aku harus mengulang pelajaran2 lagi. Berkelut di obgyn membuat plus obgynnya, tapi ilmu penyakit interna-nya minus. Ditambah harus menghafal nama paten obat2an. Banyak sekali ilmu yang ada di bangsal dan UGD, senang rasanya belajar. Ya Allah, cita-citaku banyak sekali, berikan aku selalu kesehatan dan umur panjang. Semoga Engkau mengasihaniku. Semoga Kau ridho.