Si Buta tak dapat melihat
Matanya buta, seperti hatinya juga
Ia tak mengerti apa itu terang, selain gelap
Hatinya tak tau apa itu iman, seperti orang-orang lain yang tak buta
Ia berzikir: "Aku buta, aku tak bisa melihat rupa Tuhan. Orang yang matanya dapat melihat tak beriman, apalagi aku"
Tuhan tertawa, "oh si Buta, kamu ini selalu berzikir seperti itu kepadaku"
Dari Ufuk terang, Jibril menyapa si Buta
Si Buta merasakan hangat yang nyaman, yang merambat sampai ke retina matanya
Cahaya Jibril meliputi jantungnya, menghangatkan darahnya yang dingin
Kini si Buta berzikir kembali: "Nyaman sekali rasanya. Bagaimana dengan cahaya Tuhan? Mengapa mereka yang dapat melihat tak beriman, padahal mereka dapat melihatNya?"
Tuhan tersenyum, "wahai Buta, kau lebih peka dan beriman dari pada mereka yang Ku anugrahi cahaya dimatanya"
(created by Vetta, gelap rasanya ya Tuhan)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar